SANGATTA – Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), resmi ditetapkan sebagai rumah Formula 4 Indonesia mulai musim 2026. Penetapan ini menjadi tonggak penting dalam upaya membangun pembinaan pembalap nasional secara berjenjang menuju level balap tertinggi dunia.
CEO Formula 4 Indonesia, Michael Indrajaya, menegaskan bahwa Formula 4 merupakan fondasi awal bagi seluruh pembalap profesional dunia. Ia menyebut, setiap pembalap yang bercita-cita menembus ajang Formula 1 wajib melewati jenjang Formula 4 sebagai pintu awal perjalanan kariernya di dunia balap roda empat.
“Formula 4 adalah tahap dasar yang menentukan. Dari sinilah pembalap ditempa secara teknik, mental, dan disiplin balap sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi,” ucapnya seperti dikutip dari laman Instagram Indozone
.
Tak hanya fokus pada pembalap profesional, Formula 4 Indonesia juga dirancang inklusif dengan membuka kelas gentleman driver.
Langkah ini diharapkan dapat memperluas partisipasi sekaligus menumbuhkan ekosistem balap formula yang sehat dan berkelanjutan di Tanah Air.
Pengembangan Formula 4 Indonesia juga tidak berhenti pada aspek pembalap. Ajang ini diarahkan untuk mencetak teknisi dan engineer balap andal. Proses alih teknologi bahkan telah dimulai sejak mobil Formula 4 didatangkan ke Indonesia, dengan melibatkan mahasiswa dalam berbagai aspek teknis dan operasional.
Sementara itu, MGPA (Mandalika Grand Prix Association) menegaskan kesiapan Sirkuit Mandalika sebagai pusat pembinaan motorsport roda empat nasional. Infrastruktur, sumber daya manusia, serta program pembinaan disiapkan untuk mendukung keberlanjutan Formula 4 Indonesia.
Dengan digelarnya Formula 4 di Mandalika, Indonesia kini memiliki jalur pembinaan yang lebih jelas dan terstruktur menuju kompetisi balap internasional. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam mencetak talenta balap yang mampu bersaing di panggung dunia.
![]()


