OPINI – Pantai Teluk Lombok yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di Kutai Timur, kini mulai ditinggalkan. Memasuki musim liburan ini, suasana malah berbanding terbalik dengan sepinya pengunjung yang datang di pantai yang berada di Kecamatan Sangatta Selatan ini.

Memasuki hari ketiga libur Natal tahun ini, tepatnya Sabtu (27/12), nampak warung-warung yang berjejer disepanjang pantai nampak lengan dan sebagian besar tutup. Lahan parkir yang biasanya di penuhi oleh kendaraan juga nampak sepi. Hanya ada beberapa kendaraan yang terparkir.

Dampak nyata dari sepinya pengunjung juga terlihat dari beberapa bangunan yang sudah mulai kropos tidak terawat terutama gazebo dan peturasan (kamar mandi) yang sudah tidak layak pakai. Sampah plastik dan sisa bungkus makanan juga nampak berserakan ditambah adanya sampah yang terbawa arus di pinggir laut memberi kesan kumuh kawasan pantai tersebut.

Meskipun beberapa fasilitas mulai dilengkapi oleh pemerintah daerah. Namun belum bisa memancing minat para wisatawan untuk berkunjung ke pantai yang masuk dalam kawasan Pertamina tersebut. Salah satunya hadirnya gedung Sekretariat Pokdarwis yang menjadi pusat informasi terkait kawasan wisata dan adanya bangunan yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan berupa panggung yang atapnya ambruk.

 

Meskipun tidak dipungut biaya untuk masuk ke kawasan tersebut, Sepinya minat wisatawan untuk berkunjung ke Pantai Teluk Lombok diperkirakan karena makin benyaknya pilihan destinasi wisata yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat. Terutama di sekitar Sangatta yang menjadi ibukota Kutim. Diantaranya Bukit Pandang dan Taman Venus di Kawasan Bukit Pelangi yang terus dipoles dengan berbagai fasilitas sehingga banyak menarik wisatawan, selain gratis jarak tempuh juga menjadi alasan kuat lokasi tersebut menjadi pilihan masyarakat untuk dikunjungi karena berada di pusat kota.

Salah satu Gazebo di kawasan Teluk Lombok

Selain dipengaruhi jarak tempuh, jalan menuju ke Wisata Teluk Lombok juga menjadi salah satu alasan masyarakat mulai enggan untuk datang. Diketahui, untuk menuju lokasi pantai yang banyak ditumbuhi pohon Cemara ini wisatawan harus exrta hati-hati terutama pengendara kendaraan roda dua, karena akan melintasi jalan bebatuan sepanjang belasan kilometer. Mengingat jalur tersebut merupakan jalan produksi yang masih aktif digunakan oleh PT Pertamina.

Pantai Teluk Lombok memiliki potensi yang cukup menjanjikan selain mengembalikan jadi salah satu destinasi wisata alam favorit dan mampu menjadi salah satu pendongkrak perekonomian masyarakat termasuk pendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) apabila di kelola dengan cukup baik. Untuk itu,perlu adanya langkah strategis dan inovasi  out of the box yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk kembali menghidupkan kembali wisata yang sempat menjadi primadona masyarakat Kutim ini.

Tidak hanya sebatas mempercantik kawasan pantai. Namun perlu adanya promosi penguatan sumber daya manusia yang lebih masif dengan melibatkan berbagai pihak. Agar aset alam yang dianugrahkan oleh Tuhan ini bisa memberikan ada manfaat bagi masyarakat sekitar dan daerah.

Loading