SANGATTA – Suasana penuh haru dan kebahagiaan mewarnai kegiatan Haflah Akhirussanah Tahfidz dan Pentas Seni TK dan KB PAUD Masyitoh Tahun Pelajaran 2025-2026 yang digelar di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), belum lama ini.
Kegiatan yang diikuti puluhan peserta didik itu menjadi momentum pelepasan sekaligus ajang unjuk bakat anak-anak usia dini melalui berbagai penampilan seni dan hafalan Al-Qur’an. Tampak para siswa mengenakan busana muslim dan pakaian penampilan dengan penuh semangat mengikuti seluruh rangkaian acara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur Mulyono, yang memberikan apresiasi terhadap upaya lembaga pendidikan anak usia dini dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlak, dan memiliki dasar pendidikan agama yang kuat sejak dini.
Menurut Mulyono, anak merupakan investasi jangka panjang bagi orang tua sehingga perlu diberikan bekal yang cukup, salah satunya melalui pendidikan yang baik sejak usia dini.
“Anak adalah investasi jangka panjang orang tua. Karena itu harus diberikan bekal yang cukup melalui pendidikan yang baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui berbagai kebijakan dan program pendukung. Mulai dari peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, bantuan penunjang sekolah, hingga program beasiswa bagi peserta didik mulai jenjang SD sampai perguruan tinggi.
Selain itu, Pemkab Kutim juga akan menggulirkan program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) untuk kelompok bermain pada tahun ini.
“Ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah,” tambahnya.
Mengusung tema “Melangkah dengan Ilmu, Berkarya dengan Hati, Menjadi Generasi Sholeh dan Berprestasi”, acara tersebut menghadirkan beragam penampilan mulai dari tahfidz, pembacaan doa, sholawat, hingga pentas seni yang disambut antusias para orang tua dan tamu undangan.
Kepala Sekolah PAUD Masyitoh Siti Rowiyah mengatakan, kegiatan haflah akhirussanah bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap proses belajar dan perkembangan karakter anak selama menempuh pendidikan.
“Dampingi mereka dengan senyum dan doa dalam mengarungi masa depan mereka,” ujarnya di hadapan para wali murid dan tamu undangan.
Ia berharap anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan di PAUD Masyitoh dapat tumbuh menjadi generasi yang saleh, percaya diri, berprestasi, serta mampu membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
![]()
