SANGATTA – Aparat gabungan yang terdiri dari kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta pemerintah setempat melakukan pengamanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, menyusul kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dalam beberapa hari terakhir.
Pengamanan ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya antrean masyarakat, imbas dari insiden ledakan yang terjadi di salah satu SPBU di Kecamatan Muara Wahau. Peristiwa tersebut berdampak pada terganggunya distribusi BBM di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Kongbeng.
Di lokasi, petugas gabungan tampak berjaga dan mengatur arus kendaraan guna mengantisipasi kepadatan antrean. Selain menjaga ketertiban, kehadiran aparat juga bertujuan mencegah potensi gangguan keamanan serta memastikan proses pengisian BBM berjalan lancar dan tertib.
Camat Kongbeng, Petrus Ivung, mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam menyikapi kondisi tersebut. Ia meminta warga tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Pemerintah terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar distribusi BBM kembali normal. Gunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa situasi di wilayah Kecamatan Kongbeng masih dalam kondisi terkendali. Pemerintah bersama aparat keamanan akan terus melakukan pengawasan di lapangan demi menjaga stabilitas dan kenyamanan masyarakat.
Sementara itu, upaya pemulihan distribusi BBM pasca insiden di Muara Wahau terus dilakukan, sehingga diharapkan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi dan aktivitas kembali berjalan normal.
![]()
