SANGATTA- Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus mengintensifkan dengan melakukan upaya kongkrit dalam menjaga stabilitas ketersediaan dan harga bahan makanan pokok penting (Bapokting) jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Kepala Disperindag Kutim Nora Ramadhani mengungkapkan bahwa ketersediaan dan stabilitas harga (Bapokting) di Kutim cenderung aman dan terkendali. Meskipun di beberapa komoditi cenderung mengalami kenaikan. Namun hal tersebut menurutnya kejadian biasa yang sering terjadi menjelang momen-momen tertentu, salah satunya penyebabnya adanya peningkatan permintaan masyarakat.

Pemerintah daerah melalui Disperindag Kutim, lanjut Nora, terus melakukan pemantauan rutin terhadap pergerakan harga serta ketersediaan pasokan di pasar untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan yang berdampak merugikan masyarakat.

“Sesuai dengan arahan pak Bupati (Ardiansyah Sulaiman) yang di sampaikan dua minggu lalu, bagi setiap Perangkat Daerah terkait untuk langsung bergerak turun ke lapangan untuk memastikan kelancaran jelang Nataru. Termasuk kami juga sudah bergerak ke beberapa wilayah,”ujarnya kepada awak media di ruang kerjanya, Senin (15/12/2025).

Selain melakukan kunjungan ke beberapa titik ekonomi, pihaknya juga sudah mengeluarkan surat edaran kepada para agen Bapokting, SPBU termasuk Agen LPG. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pengaturan dan pengawasan distribusi barang agar penyalurannya berjalan lancar, merata, serta tepat sasaran hingga ke tingkat konsumen.

“Tujuanya agar tidak ada kelangkaan di masyarakat. dan stok yang ada bisa mencukupi setidaknya sampai akhir tahun baru,”ungkap Nora.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga memastikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara intensif hingga menjelang dan melewati perayaan Tahun Baru nanti, guna memastikan ketersediaan pasokan serta stabilitas harga tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

“Dengan ketersediaan pasokan yang masih aman, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga di pasaran,”pesan Nora

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *