SANGATTA – Rapat Paripurna ke-VIII DPRD Kutai Timur (Kutim) dengan agenda mendengarkan pidato Bupati H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si dalam rangka peringatan HUT ke-27 Kutim berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kutim, Kamis (8/10/2026).
Rapat dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kutim Jimmy, S.T. Hadir pula Wakil Bupati H. Mahyunadi, S.E., M.Si, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, dan kepala desa.
Dalam pidatonya, Bupati menyampaikan bahwa perkembangan ekonomi daerah masih menghadapi tantangan yang cukup berat. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Kutim hanya berada di kisaran 1,05 persen.
“Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, mengingat struktur ekonomi daerah kita masih sangat dipengaruhi oleh dinamika sektor-sektor berbasis sumber daya alam,” ujar Ardiansyah.
Untuk menjawab tantangan itu, Pemkab Kutim menetapkan target pertumbuhan ekonomi melalui Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Target tersebut diarahkan pada kisaran 2,40 hingga 2,90 persen.
Selain bidang ekonomi, Bupati juga memaparkan arah pembangunan daerah, termasuk capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kutim tahun 2025 sebesar 76,48. Angka tersebut ditargetkan terus meningkat, yakni sekitar 76,70 hingga 76,90 pada Perubahan RKPD Tahun 2026, dan sekitar 77,00 hingga 77,30 pada RKPD Tahun 2027.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari terwujudnya masyarakat yang sehat, berpendidikan, produktif, dan berkualitas hidup baik. (ADV)
![]()


