SANGATTA – Penerapan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) di Kabupaten Kutai Timur telah mencapai 85 persen dari seluruh satuan PAUD yang tersebar di seluruh wilayah.
Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Heri Purwanto, mengatakan capaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan pendidikan anak usia dini secara menyeluruh.
“Dari seluruh satuan PAUD di Kutai Timur, 85 persen sudah menerapkan PAUD HI,” ujarnya.
Menurut Heri, PAUD HI memiliki keterkaitan erat dengan upaya mewujudkan Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA). Program tersebut dapat menjadi salah satu instrumen praktis dalam memberikan layanan yang lebih menyeluruh kepada anak.
Ia menjelaskan, berbagai program pendidikan yang dijalankan pemerintah perlu disinergikan agar memiliki dampak yang lebih kuat terhadap pemenuhan hak dan kebutuhan anak.
Selain PAUD HI, sinergi juga dilakukan dengan program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) yang mencakup perlindungan fisik, kesejahteraan psikologis, keamanan sosial dan keadaban digital.
“PAUD HI merupakan juga instrumen praktis dalam bagaimana mewujudkan sekolah ramah anak,” jelasnya.
Heri menegaskan, capaian 85 persen tersebut masih akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari penguatan kualitas layanan PAUD di Kutim. Upaya tersebut sekaligus mendukung agenda yang lebih besar dalam pemenuhan hak anak dan peningkatan capaian Kabupaten Layak Anak (KLA). Dimana saat ini Kabupaten Kutim masuk dalam kategori Madya
Untuk itu, koordinasi dan kolaborasi antarperangkat daerah maupun satuan pendidikan menjadi bagian penting dalam memastikan berbagai program dapat diterapkan secara konsisten.
![]()


